Gempa M4,1 Guncang Sigi, BMKG Catat 1.163 Gempa Susulan Pascagempa M6,7

SIGI – Gempa bumi tektonik berkekuatan Magnitudo 4,1 mengguncang wilayah Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Minggu (21/6/2026) pukul 14.41 WIB atau 15.41 WITA.
Berdasarkan hasil analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), episenter gempa berada pada koordinat 1,08 LS dan 120,01 BT atau sekitar 38 kilometer timur laut Kabupaten Sigi dengan kedalaman 6 kilometer.
Kepala Stasiun Geofisika Kelas I Palu, Djati Cipto Kuncoro, mengatakan gempa tersebut merupakan gempa dangkal yang dipicu aktivitas Sesar Palolo.
“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas Sesar Palolo,” ujarnya dalam keterangan resmi, Minggu (21/6/2026).
Berdasarkan estimasi peta guncangan atau shakemap BMKG dan laporan masyarakat, gempa dirasakan di wilayah Kabupaten Sigi dengan intensitas II-III MMI. Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang, serta terasa nyata di dalam rumah seperti ada kendaraan berat yang melintas.
Hingga saat ini belum terdapat laporan kerusakan maupun korban akibat gempa tersebut.
BMKG menyebut gempa M4,1 tersebut masih merupakan bagian dari rangkaian gempa susulan pascagempa Magnitudo 6,7 yang mengguncang Kabupaten Sigi pada 16 Juni 2026.
Hasil pemantauan BMKG hingga Minggu (21/6/2026) pukul 14.55 WIB mencatat telah terjadi 1.163 kali gempa susulan. Dari jumlah tersebut, gempa susulan terbesar mencapai Magnitudo 5,3.
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Informasi resmi terkait aktivitas gempa bumi dapat diperoleh melalui kanal resmi BMKG.
Editor: Redaksi Interkini.co




