DaerahLintas Sulteng

PW ISNU Sulteng Matangkan Santri Future Festival 2026

PALU — Pengurus Wilayah Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (PW ISNU) Sulawesi Tengah mematangkan persiapan Santri Future Festival 2026 dalam rapat di Palu, Sabtu, 26 September 2026. Festival ini diarahkan untuk memperkuat kapasitas santri menghadapi perubahan teknologi, ekonomi, dan sosial.

Rapat membahas konsep kegiatan, kepanitiaan, jadwal, kemitraan, publikasi dan media, pembiayaan, keterlibatan pesantren, serta mekanisme pelaksanaan setiap agenda.

Ketua PW ISNU Sulawesi Tengah Sahran Raden mengatakan festival tidak dirancang sebagai kegiatan seremonial. Menurut dia, santri perlu memiliki kemampuan yang lebih luas untuk menghadapi tantangan masa depan.

“Santri hari ini tidak cukup hanya memiliki kemampuan keagamaan. Santri juga harus memiliki kapasitas intelektual, kemampuan kewirausahaan, kecakapan teknologi, kreativitas, dan kemampuan membaca perubahan zaman,” ujar Sahran.

Festival akan menjadi ruang perjumpaan potensi santri melalui kegiatan edukatif, dialog, kreativitas, kewirausahaan, dan pemberdayaan ekonomi pesantren.

Pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah serta kewirausahaan pesantren menjadi salah satu perhatian dalam persiapan. Pesantren dinilai memiliki potensi sebagai pusat pendidikan keagamaan sekaligus pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Melalui festival, PW ISNU Sulteng berharap terjadi pertemuan antara ide, produk, jejaring usaha, dan peluang kolaborasi santri serta pesantren dengan dunia usaha, pemerintah, perguruan tinggi, dan masyarakat.

Persiapan juga mencakup isu perkembangan teknologi, transformasi digital, ekonomi kreatif, kecerdasan buatan, kewirausahaan, kepemimpinan, dan tantangan sosial yang perlu dikenalkan kepada santri.

PW ISNU Sulawesi Tengah berharap festival memperkuat peran santri dalam pembangunan daerah sekaligus membangun jejaring antarpesantren. Kerja sama yang terbentuk diharapkan berlanjut melalui pendampingan, pengembangan usaha santri, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, dan penguatan kelembagaan pesantren.

Rapat tersebut sekaligus menjadi konsolidasi internal untuk memastikan kepanitiaan bekerja secara terukur, profesional, dan kolaboratif dalam menyiapkan Santri Future Festival 2026.

Penulis: hy/in
Editor: Redaksi Interkini.co

📢 Simak update berita menarik lainnya, ikuti Saluran WhatsApp Official kami klik di sini

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Back to top button
error: Konten dilindungi hak cipta. Dilarang menyalin tanpa izin.