Lagu Indonesia Raya Bergema Tiap Pukul 10 di Bank BPD Sulteng Cabang Sigi

INTERKINI.CO, SIGI — Tepat pukul 10.00 WITA, ruang layanan Bank Pembangunan Daerah (BPD) Sulawesi Tengah (Bank Sulteng) Cabang Sigi berubah hening. Dalam sekejap, pegawai dan nasabah yang semula sibuk melayani dan bertransaksi berdiri tegak, memberi hormat saat lagu kebangsaan Indonesia Raya mulai berkumandang.

Pemandangan itu terekam dari pengamatan jurnalis pada Jumat, 20 Februari 2026. Di tengah antrean layanan, tak ada suara transaksi, tak ada panggilan nomor antrean semua menunduk hormat atau berdiri tegap, melantunkan lirik yang menggetarkan: “Indonesia tanah airku, tanah tumpah darahku.”
Tradisi menyanyikan Indonesia Raya setiap hari pukul 10.00 WITA telah menjadi bagian dari budaya kerja Bank BPD Sulteng Cabang Sigi. Tidak ada sirene atau aba-aba khusus; semua dilakukan dengan kesadaran bersama. Sebuah kebiasaan yang sederhana, namun sarat makna: menumbuhkan cinta tanah air di tengah rutinitas kerja.
“Ini menjadi bentuk disiplin dan penghormatan kami terhadap negara. Kami ingin semangat nasionalisme tetap hidup di ruang kerja, termasuk di bank,” kata salah satu pegawai usai kegiatan.
Ia menambahkan, tradisi ini telah berjalan sejak Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid menjabat, dan kini dilakukan secara konsisten setiap hari kerja tepat pukul 10.00 WITA.
Momen itu sederhana, tapi menyentuh. Di tengah kesibukan dunia keuangan, lagu kebangsaan bergema sebagai pengingat bahwa setiap rupiah yang dikelola lembaga ini turut berperan dalam membangun negeri.
Langkah ini bukan sekadar rutinitas seremonial, tetapi wujud nyata dari nilai-nilai kebangsaan yang ditanamkan di lingkungan kerja. Bahwa profesionalisme dan nasionalisme bisa berjalan beriringan menumbuhkan rasa bangga dan tanggung jawab sebagai bagian dari bangsa Indonesia.
Salah satu nasabah, Isma, yang datang bersama temannya warga Lindu, mengaku terharu menyaksikan momen itu.
“Ini sangat menyentuh hati. Lagu kebesaran bangsa kita bergema di tempat umum seperti ini membuat saya merinding,” ujarnya dengan mata berkaca.
Temannya menimpali,
“Hal sederhana seperti ini justru mengingatkan kita untuk tetap mencintai Indonesia. Semoga semua kantor di Sigi, pelayanan publik, dan ruang publik juga melakukan hal seperti ini.”
Inisiatif Bank BPD Sulteng Cabang Sigi menjadi contoh kecil namun berarti, bahwa rasa cinta tanah air tak hanya tumbuh di upacara besar, tetapi juga dalam keseharian di ruang kerja, di tengah masyarakat, dan di setiap detak waktu pukul sepuluh pagi.
(a6/is)
Baca Juga : Anwar Hafid Ajak ASN Sulawesi Tengah Tingkatkan Pelayanan Publik




