BerandaDaerahLintas SultengSigi Raya

Polres Sigi Tambal Jalan Berlubang di Dolo untuk Keselamatan Warga

INTERKINI.CO, SIGI — Pagi di Dolo, Senin (5/1/2026), aktivitas kendaraan di poros Palu–Kulawi berjalan pelan. Di tengah debu dan suara mesin, beberapa polisi berdiri di badan jalan, membungkuk memegang sekop, menambal lubang yang selama ini dikeluhkan warga.

Beda dengan biasanya, mereka bukan melakukan razia. Tidak ada peluit atau tilang. Yang terdengar hanyalah suara batu dan tanah yang diratakan ke lubang jalan.

Aksi perbaikan dilakukan di tiga titik rawan: sekitar Pasar Dolo, depan Mapolsek Dolo, dan perbatasan Kota Rindau–Kota Pulu. Jalan yang kerap memicu kecelakaan sementara itu ditambal agar aman dilalui.

Kegiatan ini dipimpin langsung Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Sigi, Iptu Rachmat, bersama sejumlah personel Satlantas. Meski menggunakan peralatan sederhana, mereka memastikan titik-titik berbahaya tertangani.

Kepemimpinan yang Hadir di Lapangan
Perbaikan jalan bukan tugas pokok kepolisian. Namun, Polres Sigi menegaskan keselamatan pengguna jalan menjadi prioritas. Lubang-lubang yang lama dikeluhkan warga dibiarkan akan menimbulkan risiko kecelakaan.

Di bawah kepemimpinan Kapolres Sigi, AKBP Kari Amsa Ritonga, pendekatan respons cepat terhadap masalah keselamatan publik sudah menjadi bagian dari cara kerja institusi. Polres Sigi menunjukkan bahwa kehadiran polisi tidak hanya saat pelanggaran terjadi, tetapi juga untuk mencegah risiko.

Lebih dari Sekadar Menimbun Lubang
Menutup lubang dengan tanah dan batu mungkin terlihat sederhana, tetapi maknanya lebih dalam. Setiap lubang yang ditutup berarti potensi kecelakaan dicegah, terutama bagi pengendara roda dua yang paling rentan.

Beberapa warga yang melintas mengangguk kecil. Tidak ada tepuk tangan, tetapi rasa aman mulai terasa. Kepercayaan publik, seperti jalan yang rusak, sering dibangun dari hal-hal kecil.

Refleksi Pelayanan Publik
Pengabdian tidak selalu hadir dalam proyek besar. Kadang ia muncul di tengah jalan, lewat tangan-tangan yang bekerja daripada menunggu perintah. Tindakan Polres Sigi di Dolo menjadi pengingat bahwa pelayanan publik bukan soal siapa yang berwenang, tetapi siapa yang peduli.

Jalan menuju keselamatan memang belum sepenuhnya mulus, namun pagi itu di Dolo, risiko kecelakaan dapat diminimalkan lewat satu sikap sederhana: kehadiran polisi yang proaktif.

Baca Juga : Jalan Dolo–Kulawi Berlubang, Ancaman Keselamatan Mengintai di Jalur Utama Kabupaten Sigi

(a6)

Tampilkan lebih banyak

Artikel Terkait

Back to top button
error: Konten dilindungi hak cipta. Dilarang menyalin tanpa izin.