Pencarian KM Jolor di Perairan Taliabu Masuki Hari Kedua

PALU – Operasi pencarian terhadap KM Jolor yang dilaporkan mengalami mati mesin di perairan Pulau Taliabu, Maluku Utara, memasuki hari kedua pada Sabtu (6/6/2026). Tim SAR gabungan mulai menyisir area pencarian setelah KN SAR Bhisma tiba di lokasi kejadian.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kakansar) Palu, Muh. Rizal, mengatakan KN SAR Bhisma tiba di entry point lokasi kejadian pada pukul 08.00 WITA.
Setelah tiba di lokasi, tim SAR melaksanakan briefing terkait kesiapan personel, peralatan utama, pembagian tugas, serta petunjuk keselamatan kerja sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) Basarnas.
“Pada pukul 08.15 WITA KN SAR Bhisma mulai melaksanakan pencarian target di area yang telah ditentukan,” kata Muh. Rizal dalam laporan perkembangan operasi SAR hari kedua.
Area pencarian berada di sekitar koordinat perairan Pulau Taliabu yang sebelumnya menjadi lokasi terakhir kontak dengan kapal. Tim SAR melakukan penyisiran menggunakan KN SAR Bhisma dengan dukungan peralatan navigasi, komunikasi, medis, evakuasi, dan peralatan water rescue.
KM Jolor diketahui berangkat dari Banggai Laut menuju Penu, Kabupaten Pulau Taliabu, pada Selasa (2/6/2026) sekitar pukul 00.00 WITA. Dalam perjalanan kapal mengalami mati mesin dan kontak terakhir terjadi pada Kamis (4/6/2026) pukul 17.00 WITA saat berada sekitar 8 nautical mile di utara Pulau Taliabu.
Sebelum dilaporkan kepada Basarnas, pemilik kapal telah melakukan pencarian secara mandiri, namun belum membuahkan hasil.
Empat orang yang berada di atas kapal (POB) dan masih dalam pencarian masing-masing Sudur (40), Dani (25), Ode (35), dan Adink (37).
Operasi SAR hari kedua melibatkan ABK KN SAR Bhisma, Tim Rescue Pos SAR Luwuk, serta pemilik kapal.
Hingga laporan perkembangan disampaikan, proses pencarian terhadap KM Jolor dan empat awak kapal masih terus berlangsung. Basarnas Palu menyatakan perkembangan operasi SAR akan dilaporkan lebih lanjut.
Penulis: a6
Editor: Redaksi Interkini.co




