Gubernur Sulteng Panen Raya 200 Ton Jagung di Sigi
INTERKINI.CO, SIGI- Mentari pagi menyinari Desa Bora, Kecamatan Sigi Kota, Kabupaten Sigi. Di antara deretan batang jagung yang menguning, Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid melangkah mantap, menyapa para petani yang tersenyum bangga. Hari itu, lahan seluas 20 hektare menjadi saksi panen raya yang menghasilkan lebih dari 200 ton jagung — buah kerja keras berbulan-bulan yang akhirnya terbayar.
Panen Raya Jagung Kelompok Tani Kelapa Gading ini diinisiasi oleh Kerukunan Keluarga Jawa Sulawesi Tengah (KKJST) bekerja sama dengan pihak swasta Kelapa Gading sebagai pemilik lahan. Rata-rata produktivitas mencapai sekitar 7 ton per hektare, menjadikannya salah satu capaian membanggakan bagi petani Sigi dan kontribusi penting bagi ketahanan pangan nasional.
Turut hadir Ketua KKJST Sulteng Sumarno, Kepala Dinas Pertanian Sulteng Nelson Metubun, Kepala Kesbangpol Sulteng Arfan, Plt Kepala Dinas Perkebunan Rohani Mastura, dan pimpinan Kelapa Gading Parman.
Bagi Gubernur Anwar, kehadiran di tengah para petani bukan sekadar agenda kerja, melainkan bentuk dukungan yang tulus. “Kita hadir untuk memberi semangat. Pemerintah provinsi berkomitmen penuh menjadikan sektor pertanian sebagai prioritas pembangunan, termasuk di Kabupaten Sigi yang merupakan salah satu penopang utama Kota Palu,” tegasnya.
Ia juga menegaskan pentingnya program prioritas Sembilan Berani, salah satunya Berani Panen Raya, yang mendorong pemanfaatan lahan kosong agar produktif. Anwar meminta dinas terkait untuk aktif memberi pendampingan, bantuan pupuk, dan bibit agar produktivitas petani terus meningkat.
Ketua KKJST Sulteng, Sumarno, mengungkapkan rasa syukur atas keberhasilan panen ini. Menurutnya, capaian tersebut lahir dari kolaborasi erat antara masyarakat, pemerintah, dan pihak swasta. “Ke depan, kami akan memanfaatkan 52 hektare lahan tambahan untuk ditanami jagung dan meningkatkan produktivitas,” ujarnya optimistis.
Bupati Sigi yang hadir di lokasi turut menyampaikan terima kasih atas dukungan Gubernur. Ia menegaskan bahwa pertanian dan pariwisata akan menjadi pilar pembangunan daerah. “Kehadiran Pak Gubernur menjadi motivasi bagi kami untuk terus mengembangkan pertanian, membangun infrastruktur, dan memperkuat perekonomian daerah,” katanya.
Panen raya hari itu menjadi bukti bahwa kerja sama antara pemerintah, swasta, dan masyarakat mampu membawa hasil konkret. Dari Sigi, semangat itu bergema, membawa harapan baru bagi kesejahteraan petani dan masa depan ketahanan pangan Sulawesi Tengah. (a6/*)




