

TARAKAN – SD Negeri 050 Kota Tarakan, Kalimantan Utara terus memantapkan langkah menuju Program Adiwiyata tingkat Nasional 2026 melalui kegiatan kunjungan dan monitoring yang dilaksanakan pada Kamis, 30 April 2026.
Kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam bimbingan teknis sekaligus evaluasi kesiapan sekolah dalam membangun budaya peduli lingkungan hidup di lingkungan pendidikan.
Bertempat di ruang laboratorium komputer SD Negeri 050, kegiatan dimulai pukul 09.45 WITA hingga selesai. Seluruh guru dan staf sekolah hadir mengikuti pembinaan guna memperkuat pemahaman mengenai indikator penilaian serta strategi menuju penghargaan bergengsi di bidang lingkungan hidup tersebut.
Tim dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tarakan, yakni Rudi Hartono, ST dan Ira Puspita, ST, hadir memberikan arahan serta pemaparan teknis. Kegiatan ini juga melibatkan mahasiswi Universitas Borneo Kalimantan Utara yang turut mendukung proses pendampingan sekolah.
Dalam pemaparannya, tim DLH menjelaskan adanya perubahan terbaru terkait program lingkungan di sekolah. Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (GPBLHS) kini resmi menggunakan nama Program Adiwiyata, sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 53 Tahun 2019 tentang Penghargaan Adiwiyata.
Perubahan nomenklatur tersebut diharapkan semakin memperkuat semangat sekolah-sekolah dalam membangun budaya lingkungan yang berkelanjutan, mulai dari pengelolaan sampah, penghijauan, efisiensi energi, hingga pembiasaan hidup bersih dan sehat.
Kepala sekolah bersama seluruh tenaga pendidik menyatakan optimistis SD Negeri 050 dapat lolos sebagai calon penerima Adiwiyata tingkat Nasional pada Juli 2026. Berbagai pembenahan sarana, administrasi, serta program edukasi lingkungan terus dilakukan secara bertahap.
Sementara itu, mahasiswi magang Universitas Borneo jurusan Bahasa Indonesia, Widyasari, menyampaikan dukungannya terhadap upaya sekolah tersebut.
“Semoga mampu menuju sekolah Adiwiyata tingkat nasional dan mematuhi segala aturan sesuai arahan yang telah disampaikan. Kami berharap SDN 050 bisa meraih Adiwiyata tingkat nasional di tahun 2026 ini,” ujarnya.
Program Adiwiyata sendiri menjadi simbol keberhasilan sekolah dalam menanamkan nilai kepedulian terhadap lingkungan kepada peserta didik. Dengan semangat kolaborasi antara sekolah, pemerintah, dan mahasiswa, SD Negeri 050 dinilai memiliki peluang besar mencatat prestasi di tingkat nasional.
Keberhasilan tersebut nantinya tidak hanya menjadi kebanggaan sekolah, tetapi juga menjadi inspirasi bagi dunia pendidikan dalam mencetak generasi yang cerdas, sehat, disiplin, dan berbudaya lingkungan.
Editor: Redaksi nterkini.co






