Ratna Mayasari Agan: Pendidikan Politik Penting untuk Menyiapkan Pemimpin Masa Depan
INTERKINI.CO, PALU – Pendidikan politik bagi generasi muda masih menjadi pekerjaan rumah bersama. Di tengah dinamika sosial dan politik yang terus berkembang, pemahaman kebangsaan dinilai penting agar anak muda tidak hanya menjadi penonton, tetapi turut terlibat dalam proses pengambilan kebijakan.
Pandangan tersebut disampaikan Anggota DPRD Kota Palu dari Partai Amanat Nasional (PAN), Ratna Mayasari Agan, saat ditemui usai kegiatan Dialog Kebangsaan yang digelar Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Palu selama dua hari, 17–18 Desember, di Swiss-Belhotel Silae Palu.
Ratna menilai, dialog kebangsaan yang menyasar generasi muda merupakan ruang belajar yang strategis. Melalui kegiatan semacam ini, anak muda diajak memahami nilai kebangsaan, dinamika politik, serta peran mereka dalam pembangunan daerah.
“Pemimpin masa depan adalah anak muda hari ini. Karena itu, pendidikan politik dan wawasan kebangsaan perlu menjadi agenda yang terus difasilitasi pemerintah,” ujarnya.
Perjalanan politik Ratna sendiri dimulai sejak 2013, saat ia memutuskan bergabung dengan PAN. Setahun berselang, ia mencalonkan diri sebagai anggota legislatif DPRD Kota Palu dan terpilih. Hingga kini, Ratna telah menjalani tiga periode sebagai anggota DPRD dan menjadi satu-satunya perempuan di Kota Palu yang berhasil mempertahankan kepercayaan publik selama tiga periode berturut-turut.
Saat ini, Ratna menjabat sebagai Ratna Mayasari Agan: Pendidikan Politik Penting untuk Menyiapkan Pemimpin Masa Depan, Ketua Fraksi Amanat Solidaritas di DPRD Kota Palu, serta Ketua Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BM PAN) Sulawesi Tengah. Baginya, pengalaman panjang di dunia politik mengajarkan bahwa keterlibatan generasi muda menjadi kunci keberlanjutan demokrasi.
Menurut Ratna, tantangan terbesar dalam menanamkan nilai persatuan saat ini adalah dinamika sosial dan politik yang kerap berkembang secara cepat. Namun, ia optimistis tantangan tersebut dapat dihadapi melalui sinergi dan komitmen bersama untuk mengedepankan kepentingan masyarakat.
“Kalau kita bersinergi dengan siapa pun, dengan tujuan yang sama dan hal-hal positif, saya yakin program pembangunan bisa berjalan dan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat,” katanya.
Ia pun mengajak generasi muda Kota Palu untuk tidak apatis terhadap politik. Menurutnya, hampir seluruh aspek kehidupan masyarakat diatur melalui kebijakan politik, sehingga pemahaman dasar tentang politik menjadi penting.
“Saya mengajak anak-anak muda untuk melek politik dan terlibat. Ketika kita masuk dalam lingkaran itu, kita punya ruang untuk ikut mengambil keputusan dan menyuarakan kepentingan masyarakat,” tutur Ratna.
Ratna menambahkan, keterlibatan dalam organisasi kepemudaan maupun partai politik dapat menjadi sarana pembelajaran sekaligus jembatan aspirasi. Dengan pemahaman politik yang baik, suara generasi muda yang selama ini belum tersalurkan dapat diperjuangkan secara lebih efektif melalui jalur legislatif dan kebijakan publik.
Kegiatan Dialog Kebangsaan yang digelar Kesbangpol Kota Palu pun mendapat dukungan penuh dari Ratna. Ia berharap kegiatan serupa terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya membangun kesadaran politik yang sehat dan berorientasi pada kepentingan bersama.
(ima)





1 Komentar