Artikel TrendingBerandaPendidikanSekolah & Kampus

Penyaluran PIP di Kulawi Dukung Keberlanjutan Sekolah Anak

INTERKINI.CO, SIGI — Program Indonesia Pintar (PIP) kembali disalurkan kepada siswa-siswi di Kecamatan Kulawi, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. Penyaluran bantuan ini dilakukan pada Jumat, 19 Desember 2025, sebagai bagian dari upaya menjaga keberlanjutan pendidikan anak-anak dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi.

Anggota Komisi X DPR RI, Nilam Sari Lawira, menyalurkan bantuan PIP kepada siswa di sejumlah sekolah dasar dan menengah pertama. Sekolah penerima meliputi SD Inpres 1 Bolapapu, SD Inpres 3 Bolapapu, SD Inpres Boladangko, SD Inpres Toro, SD Inpres Wangka, SD Inpres Salua, SMP Negeri 3 Sigi, serta SMP Satap 5 Sigi.

Program Indonesia Pintar merupakan kebijakan pemerintah yang bertujuan membantu peserta didik agar tetap bersekolah. Bantuan ini dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan penunjang pendidikan, seperti perlengkapan belajar dan biaya operasional sekolah.

Dalam kegiatan tersebut, Nilam Sari Lawira diwakili oleh Anggota DPRD Kabupaten Sigi dari Fraksi NasDem, Irma Haflianty Yangka, yang juga menjabat sebagai Koordinator Pendataan PIP Aspirasi NSL Zona Sigi dan hadir langsung dalam penyaluran bantuan.

Irma menyampaikan salam dari Nilam Sari Lawira kepada para orang tua siswa dan tenaga pendidik. Ia menjelaskan bahwa perhatian terhadap akses pendidikan merupakan bagian dari tugas dan tanggung jawab Nilam Sari sebagai anggota Komisi X DPR RI.

“Melalui penyaluran PIP ini, diharapkan anak-anak tetap dapat melanjutkan pendidikan tanpa terbebani persoalan biaya,” kata Irma.

Ia menambahkan, bantuan pendidikan tersebut diharapkan dapat mengurangi kesenjangan antarsiswa di lingkungan sekolah. Menurutnya, setiap anak memiliki hak yang sama untuk memperoleh pendidikan, tanpa perbedaan latar belakang ekonomi.

Penyaluran PIP di wilayah Kulawi menjadi bagian dari rangkaian distribusi bantuan pendidikan di Sulawesi Tengah. Di daerah dengan kondisi geografis yang menantang, program ini berperan sebagai penopang agar siswa tidak terhambat untuk terus bersekolah.

Pemerintah berharap, melalui pemanfaatan bantuan pendidikan yang tepat sasaran, kualitas sumber daya manusia dapat meningkat secara berkelanjutan. Pendidikan dipandang sebagai fondasi utama dalam membangun masa depan daerah dan memperkuat daya saing generasi muda.

(a6)

Tampilkan lebih banyak

Artikel Terkait

Back to top button
error: Konten dilindungi hak cipta. Dilarang menyalin tanpa izin.