BerandaNasional

Wamendagri: Program Makan Bergizi Gratis Hidupkan Ekosistem UMKM Daerah

INTERKINI.CO, MEDAN – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) bukan semata inisiatif kesehatan, melainkan strategi membangun sistem ekonomi lokal yang masif di seluruh Indonesia.
Menurutnya, program ini dirancang untuk mengintegrasikan rantai pasok dari petani dan peternak lokal agar mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara langsung.

“Perputaran uang yang tadinya tersentralisasi di Jakarta kini mengalir ke daerah. Ini menghidupkan pengusaha telur, sayur-sayuran, ikan. Jadi sekali lagi, bukan hanya soal kesehatan,” ujar Bima saat meresmikan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Amplas, Kota Medan, Sumatera Utara, Kamis (5 Februari 2026).

Bima menjelaskan, jumlah penerima manfaat MBG saat ini telah mencapai 60 juta jiwa dan ditargetkan meningkat menjadi 80 juta jiwa pada akhir tahun. Jika seluruh ekosistem dapur terbangun untuk melayani 82 juta penerima, potensi penyerapan tenaga kerja formal dapat mencapai 5 juta orang.

Fokus utama pemerintah, kata Bima, adalah memastikan ketersediaan suplai bahan baku di sekitar lokasi dapur. Langkah ini penting agar dampak ekonomi dapat langsung dirasakan masyarakat lokal.

Ia menegaskan, dana MBG yang bersumber dari anggaran pusat kini dialirkan ke daerah melalui pembangunan dapur-dapur produksi, sekaligus menjadi stimulus ekonomi bagi sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) pangan.

“Banyak dapur sudah beroperasi, tapi suplainya masih ambil dari luar daerah. Ini yang sedang kita perbaiki bersama Badan Gizi Nasional (BGN) agar daerah menjadi penyedia utama bahan baku,” jelasnya.

Bima menginstruksikan agar pemerintah daerah tidak hanya menjadi konsumen, tetapi aktif menjadi penyedia bahan baku utama. Dengan rantai distribusi yang lebih pendek, program ini diharapkan mampu menekan inflasi daerah dan menciptakan efisiensi logistik pangan.

Selain itu, ia juga mengingatkan Dinas Kesehatan di setiap daerah untuk mengawasi standar higienitas dan pengelolaan limbah dapur guna mencapai target zero accident dalam pelaksanaan MBG.

Peresmian dapur SPPG di Medan turut dihadiri Ketua Satgas MBG Gotong Royong Kadin Indonesia Chandra Tirta Wijaya, Ketua Umum Kadin Sumut Firsal Dida Mutyara, Kepala KPPG Medan Donald Simanjuntak, serta sejumlah pejabat dan perwakilan instansi terkait.

(rl/in)

Tampilkan lebih banyak

Artikel Terkait

Back to top button
error: Konten dilindungi hak cipta. Dilarang menyalin tanpa izin.