Wagub Reny Lamadjido Dinobatkan sebagai Duta Penyiaran Perempuan Peduli Siaran

INTERKINI.CO, PALU – Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK., M.Kes., resmi dinobatkan sebagai Duta Penyiaran Perempuan Peduli Siaran oleh Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sulawesi Tengah. Penyematan berlangsung dalam kegiatan Literasi Media Kelompok Perempuan Peduli Siaran bertema “Berani Siaran Sehat dan Cerdas: Perempuan Pelopor Konten Positif” di Grand Sya Hotel, Selasa (2/12).
Penobatan tersebut merupakan bentuk apresiasi KPID atas dedikasi Wagub Reny dalam mendorong penyiaran yang sehat, ramah perempuan, serta memperkuat literasi media di tengah derasnya arus informasi digital.
Dalam sambutannya, dr. Reny mengaku bangga dan terharu atas amanah yang diberikan. Ia menegaskan komitmennya untuk mendorong perempuan berperan sebagai agen perubahan dalam penyebaran informasi yang benar dan bermanfaat.
“Saya ingin memberikan hal-hal positif, terutama untuk perempuan. Kita ini ibu-ibu, dan apa pun yang kita sampaikan sering kali langsung didengar. Karena itu mari kita sebarkan konten positif,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa media sosial adalah ruang yang sangat dinamis, namun tidak seluruhnya sehat untuk dikonsumsi masyarakat. Karena itu, kemampuan memilih dan memilah informasi menjadi penting, terutama di lingkungan keluarga.
“Media sosial bergerak sangat cepat. Ada informasi bagus, ada juga yang tidak sehat. Di sinilah peran perempuan sebagai penjaga nilai dan etika komunikasi publik,” tambahnya.
Wagub Reny juga mengapresiasi kehadiran berbagai organisasi perempuan dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, perempuan di Sulawesi Tengah memiliki kapasitas besar untuk memperkuat literasi media dan menciptakan ruang informasi yang sehat.
Ia berharap kegiatan literasi media dapat berlanjut menjadi gerakan sosial yang berkelanjutan.
“Saya berharap ibu-ibu menjadi penyampai informasi yang baik, mulai dari keluarga, tetangga, hingga lingkungan sekitar. Mari dorong masyarakat menikmati konten yang mendidik dan meninggalkan konten yang tidak bermanfaat,” tegasnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua KPID Sulteng, Ir. Andi Kaimuddin, ST., MM., IPM., ASEAN Eng., para komisioner, serta perwakilan sejumlah organisasi perempuan di Sulawesi Tengah.
(rls/in)




