BerandaDaerahLintas Kaltara

Kadis Pendidikan Tarakan: Pentas PAI Bentuk Karakter dan Cegah Pengaruh Radikalisme pada Pelajar

INTERKINI.CO, TARAKAN — Kepala Dinas Pendidikan Kota Tarakan, Tamrin Toha, ST., M.Sc., menyampaikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya Lomba Pentas Pendidikan Agama Islam (PAI) tingkat SD se-Kota Tarakan tahun 2025. Kegiatan tersebut dinilai menjadi ruang penting bagi pengembangan bakat, minat, dan literasi keagamaan peserta didik sejak dini.

Dalam sambutannya pada acara penutupan yang berlangsung di SD Utama Dua, Kamis (27/11/2025), Kadis Pendidikan menegaskan bahwa kegiatan kompetitif seperti Pentas PAI bukan hanya ajang lomba, tetapi juga sarana pembentukan karakter peserta didik.

“Saya mengucapkan apresiasi yang tinggi kepada panitia dan seluruh pihak yang terlibat sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik. Kegiatan seperti ini sangat diperlukan karena memberi kesempatan anak-anak untuk mengasah dan menampilkan kemampuan mereka,” ujarnya.

Tamrin Toha menekankan bahwa pendidikan tidak hanya bertumpu pada kemampuan akademik di ruang kelas. Melalui ajang seperti Pentas PAI, siswa dapat belajar tampil percaya diri di depan publik, mengekspresikan diri secara positif, serta mengembangkan minat dan bakat yang dimiliki.

“Selain ilmu pengetahuan yang mereka dapatkan di sekolah, anak-anak perlu ruang untuk berekspresi dan menunjukkan kemampuan di depan masyarakat. Ini bagian dari mengembangkan spirit, mental bertanding, dan motivasi mereka,” tambahnya.

Penguatan Literasi Agama untuk Bentuk Karakter Pelajar

Kadis Pendidikan juga menyoroti pentingnya literasi agama dalam membangun karakter generasi muda. Menurutnya, pemahaman keagamaan yang benar dan moderat menjadi fondasi penting untuk mencegah pengaruh paham-paham negatif yang dapat menyasar pelajar.

“Kegiatan ini merupakan upaya membentuk literasi agama, khususnya agama Islam. Banyak hal yang perlu dimiliki anak-anak kita terkait literasi agama agar karakter mereka terbentuk dengan baik dan tidak mudah terpengaruh ajaran-ajaran radikalisme,” jelasnya.

Ia berharap Pentas PAI dapat melahirkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki pemahaman keagamaan yang kuat, berkarakter, dan mampu menyongsong tantangan zaman.

“Kita berharap kegiatan seperti ini melahirkan generasi yang beriman, berkarakter, punya wawasan Islam yang moderat, dan mampu mengikuti perkembangan teknologi,” tutupnya.

📢 Simak update berita menarik lainnya, ikuti Saluran WhatsApp Official kami klik di sini
Tampilkan lebih banyak

Artikel Terkait

Back to top button
error: Konten dilindungi hak cipta. Dilarang menyalin tanpa izin.