Parade Budaya dan Arakan Padaw Tuju Dulung Iraw Tengkayu Warnai Kota Tarakan


INTERKINI.CO, TARAKAN – Pemerintah Kota Tarakan melalui Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) menggelar Parade Budaya dan Arakan Padaw Tuju Dulung Iraw Tengkayu dengan mengusung tema “Ruang Bersama, Tarakan Hibot, Bahagia Merdeka Berbudaya”, Sabtu (12/10/2025).
Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Wali Kota Tarakan, dr. H. Khairul, M.Kes, yang melepas langsung peserta pawai di garis awal. Dalam sambutannya, Wali Kota menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh panitia dan masyarakat yang turut menyukseskan kegiatan budaya tahunan tersebut.
“Parade budaya ini bukan sekadar tontonan, tetapi menjadi wujud nyata semangat kebersamaan dan kebanggaan terhadap keberagaman budaya di Tarakan. Melalui kegiatan seperti ini, kita belajar menghargai warisan budaya yang hidup di tengah masyarakat,” ujar Wali Kota Khairul.
Ia juga mengingatkan seluruh peserta untuk senantiasa mengutamakan keselamatan dan ketertiban selama berada di rute pawai. Selain itu, Wali Kota menekankan pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian fasilitas umum, agar kegiatan berjalan tertib, aman, dan menyenangkan bagi seluruh masyarakat.
Ribuan Peserta Meriahkan Parade
Dalam laporannya, Sekretaris Daerah Kota Tarakan sekaligus Ketua Panitia, Ir. Jamaluddin, menjelaskan bahwa pelaksanaan kegiatan ini berlandaskan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan, Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan, serta DPA Disbudporapar Tahun 2025, dengan dukungan pendanaan dari APBD Kota Tarakan Tahun 2025.

Jamaluddin menyebutkan, parade tahun ini diikuti 351 grup peserta, yang terdiri atas 147 unit kendaraan hias, 189 sepeda hias, dan 9.377 pejalan kaki
Antusiasme masyarakat yang begitu tinggi menunjukkan bahwa pawai budaya ini telah menjadi ruang ekspresi dan kebersamaan lintas etnis di Kota Tarakan.
“Pawai budaya ini bukan hanya menghadirkan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi sarana edukasi dan refleksi tentang pentingnya menjaga keberagaman budaya. Nilai-nilai inilah yang membuat Tarakan semakin kuat, berdaya, dan berkarakter,” ujar Jamaluddin.
Ia berharap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai upaya pelestarian budaya sekaligus pendorong pengembangan sektor pariwisata daerah.
Padaw Tuju Dulung Menuju Prosesi Puncak
Salah satu bagian paling dinantikan dalam rangkaian kegiatan ini adalah Arakan Padaw Tuju Dulung, yang akan dihantarkan menuju Kawasan Wisata Ratu Intan Pantai Amal untuk prosesi penurunan. Tradisi ini menjadi puncak acara Festival Iraw Tengkayu XVI, yang dijadwalkan berlangsung pada Ahad (13/10/2025).

Wali Kota Khairul mengajak seluruh masyarakat untuk ikut menyaksikan dan memeriahkan prosesi sakral tersebut sebagai bentuk kecintaan terhadap budaya lokal.
“Melalui prosesi ini, kita diingatkan akan pentingnya menjaga warisan leluhur. Budaya bukan sekadar peninggalan masa lalu, tetapi identitas dan kebanggaan kita sebagai masyarakat Tarakan,” ungkap Wali Kota.
(a6/ss/in)






