DaerahHikmahKajian & CeramahLintas Kaltara

Memakmurkan Masjid, Meneladani Rasulullah

INTERKINI.CO, TARAKAN – Maulid Nabi Muhammad SAW tidak sekadar perayaan, melainkan momentum untuk meneguhkan kembali kecintaan kepada Rasulullah dan menjadikan masjid sebagai pusat kehidupan umat. Inilah pesan yang mengemuka dalam peringatan Maulid Nabi di Masjid Al-Madaniyah Yayasan Ahmad Jamhari Albanjari, RT 02 Juata Permai, Tarakan, yang diwarnai tausiyah, zikir, serta sambutan penuh makna dari Ketua Ta’mir Masjid Al-Madaniyah, Salim Gasalele, S.Pd.I.

Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa Maulid adalah kesempatan berharga untuk mengambil ibrah (pelajaran) dari kehidupan Rasulullah SAW.

“Maulid mengingatkan kita agar menjalani kehidupan sesuai tuntunan akhlak Nabi Muhammad SAW. Dari beliau kita belajar keteladanan, kelembutan hati, dan hikmah dalam kesejukan iman,” ujarnya.

Lebih jauh, Salim mengajak jamaah untuk memakmurkan Masjid Al-Madaniyah yang baru berusia delapan bulan. Ia menekankan bahwa masjid bukan hanya tempat shalat berjamaah, tetapi juga pusat pembinaan spiritual, pendidikan, sosial, dan kemasyarakatan.

“Masjid harus kita jadikan sentral transformasi umat, tempat silaturahmi, serta wadah yang menumbuhkan kedamaian. Mari berdayakan Masjid Al-Madaniyah agar selalu menjadi tempat yang sejuk, tenang, dan menyenangkan bagi siapa saja yang beribadah di dalamnya,” tambahnya.

Pesan tersebut sejalan dengan firman Allah SWT:

“Hanyalah yang memakmurkan masjid-masjid Allah ialah orang-orang yang beriman kepada Allah dan Hari Kemudian, serta tetap mendirikan shalat, menunaikan zakat, dan tidak takut (kepada siapa pun) selain kepada Allah. Maka mudah-mudahan mereka termasuk orang-orang yang mendapat petunjuk.”
(QS. At-Taubah: 18)

Sambutan Ketua Ta’mir ini menjadi pengingat bahwa membangun peradaban Islam dimulai dari masjid. Dengan memakmurkan rumah Allah, masyarakat tidak hanya memperkuat ibadah ritual, tetapi juga memperkokoh ukhuwah dan meningkatkan kualitas hidup umat.

Refleksi:
Memakmurkan masjid bukan hanya tanggung jawab pengurus, tetapi kewajiban setiap muslim. Rasulullah SAW telah mencontohkan masjid sebagai pusat ibadah, pendidikan, dan persaudaraan. Maka, setiap langkah kecil kita untuk hadir, beribadah, dan berkontribusi di masjid adalah bagian dari upaya meneladani beliau. Dari masjid, cahaya Islam dipancarkan; dari masjid pula, persatuan umat diteguhkan.

(ss/in)

Tampilkan lebih banyak

Artikel Terkait

Back to top button
error: Konten dilindungi hak cipta. Dilarang menyalin tanpa izin.