Ratusan Warga Padati Maulid Nabi di Masjid Al-Madaniyah Juata Permai


INTERKINI.CO, TARAKAN – Ratusan jamaah memadati Masjid Al-Madaniyah di kompleks Yayasan Ahmad Jamhari Albanjari, RT 02 Juata Permai, Kecamatan Tarakan Utara, Kota Tarakan, Kalimantan Utara, Ahad (28/9/2025) malam. Kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang dilaksanakan setelah salat Isya ini berlangsung penuh khidmat dan semarak, dihadiri oleh tokoh agama, masyarakat, hingga pejabat setempat.
Ketua Ta’mir Masjid Al-Madaniyah, Salim Gasalele, S.Pd.I, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Maulid Nabi adalah momentum penting untuk mengambil ibrah (pelajaran) dari kisah dan teladan Rasulullah SAW.
“Mari kita meneladani akhlak Rasulullah, mengambil hikmah dari setiap kisah beliau, dan menghadirkan kesejukan hati dalam menirunya,” ungkapnya.
Ia juga mengajak jamaah untuk memakmurkan Masjid Al-Madaniyah yang baru berusia delapan bulan.
“Jangan jadikan masjid hanya sebagai tempat salat berjamaah, tetapi sebagai pusat ibadah, pendidikan, pembinaan sosial, dan silaturahmi umat. Mari berdayakan masjid ini agar selalu menjadi tempat yang menyejukkan hati,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua RT 02, Sulfa dalam sambutannya mewakili pemerintah setempat, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia mengatakan bahwa di wilayah RT 02 seluruh masjid dan mushalla telah melaksanakan peringatan Maulid, dan Masjid Al-Madaniyah menjadi yang terakhir menggelarnya.
“Mudah-mudahan ke depan dapat dilaksanakan Maulid Nabi Muhammad SAW secara besar-besaran atau Maulid Akbar di wilayah ini. Antusiasme warga RT 02 maupun dari RT lain luar biasa, tentu kita semua berharap kebersamaan ini juga disertai dengan menjaga kebersihan dan keamanan lingkungan masing-masing,” pesannya.
Acara dilanjutkan dengan tausiyah oleh Al-Mukarram Ustadz Fadli Dalila. Dalam ceramahnya, ia menekankan pentingnya memperbanyak selawat kepada Rasulullah SAW.
“Satu kali kita berselawat, Allah membalas dengan sepuluh kali pahala. Inilah keutamaan yang harus terus kita jaga dalam keseharian,” jelasnya.
Ustadz Fadli juga menjelaskan bahwa tradisi Maulid yang dibacakan dari kitab Al-Barzanji merupakan warisan sejarah yang hingga kini masih dilestarikan umat Islam di berbagai penjuru dunia. Sebelum menutup tausiyahnya, ia memberikan lima pertanyaan kepada jamaah yang disambut antusias oleh hadirin.
Kegiatan kemudian ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Ustadz Misruji, S.Pd.I.
Hadir dalam acara ini Ketua Yayasan Ahmad Jamhari Albanjari, Nurullah Hamsi, beserta pengurus yayasan H. Mardani (H. Dani) sekeluarga, perwakilan dari kecamatan yang mewakili Camat Tarakan Utara, Ketua RT 02, serta tokoh masyarakat lainnya. Diperkirakan antara enam ratus hingga tujuh ratus jamaah hadir, mulai dari anak-anak, remaja, hingga dewasa, baik di dalam masjid maupun di pelataran.
Suasana penuh kekhidmatan, kehangatan, dan kebersamaan mewarnai peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut, menjadikan Masjid Al-Madaniyah pusat silaturahmi dan spiritualitas baru di lingkungan Juata Permai.
(ss/in)









