Operasi SAR Kapal KLM Nur Ainun Balqis di Donggala Resmi Dihentikan

INTERKINI.CO, DONGGALA – Setelah tujuh hari pencarian, Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu resmi menghentikan operasi SAR terhadap dua korban kapal KLM Nur Ainun Balqis yang tenggelam di perairan Selat Makassar, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah.
Kepala Basarnas Palu, Muh. Rizal, S.H., menyampaikan bahwa hingga Minggu, 22 Februari 2026, tim SAR gabungan belum menemukan tanda-tanda keberadaan dua korban yang masih hilang, yakni Gus Wan (47) dan Adam (20).
Operasi yang berlangsung sejak 15 Februari 2026 itu melibatkan KN SAR Baladewa, Lanal Palu, Polairud, Saka SAR, serta nelayan setempat. Pencarian dilakukan di radius 50 nautical mile dari titik koordinat lokasi kejadian dengan pola lintasan 1 nautical mile.
“Setelah evaluasi bersama keluarga dan pemerintah setempat, disepakati operasi dihentikan dan akan dibuka kembali jika ada tanda-tanda korban,” kata Rizal.
Tiga korban lainnya, yaitu Saharudin (47), Muh. Alwi (32), dan Muksin (47), sebelumnya ditemukan selamat oleh nelayan di perairan Donggala pada 15 Februari.
KLM Nur Ainun Balqis dilaporkan tenggelam pada 14 Februari 2026 sekitar pukul 03.00 WITA setelah dihantam ombak besar di Selat Makassar saat berlayar dari Pelabuhan Nunukan menuju Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan.
(is/in)




