DaerahHeadlineLintas Kaltara

Munaqasyah 2026 Libatkan 324 Santri TK/TPA se-Kota Tarakan

INTERKINI.CO, TARAKAN – Sebanyak 324 santri dari 75 lembaga Taman Kanak-Kanak Al-Qur’an/Taman Pendidikan Al-Qur’an (TK/TPA) se-Kota Tarakan mengikuti Munaqasyah Akhir Tahun 2026 di Masjid At-Taqwa, Sebengkok, Kota Tarakan, Ahad (8/11/2026).

Ketua Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Taman Kanak-Kanak Al-Qur’an (LPPTKA) Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kota Tarakan, Ustadz Muhammad Maliki, S.Kom.I., menekankan pentingnya peningkatan kualitas pendidikan Al-Qur’an, baik dari kemampuan santri maupun kompetensi ustadz dan ustadzah.

Kegiatan tersebut menjadi momentum evaluasi pembelajaran sekaligus persiapan menuju Wisuda Santri TK/TPA ke-34.

Maliki mengatakan, pelaksanaan munaqasyah diharapkan mampu meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur’an, hafalan, serta pemahaman santri terhadap materi pembelajaran sesuai Kurikulum LPPTKA BKPRMI Tahun 2020.

“Harapan kami, para santri semakin meningkat kualitasnya, baik dari segi bacaan, hafalan, maupun pemahaman terhadap materi yang telah diajarkan oleh ustadz dan ustadzah sesuai dengan Kurikulum 2020,” ungkapnya.

Selain kemampuan santri, Maliki juga menekankan pentingnya peningkatan kompetensi pendidik, terutama dalam penguasaan materi terjemah lafaziah yang mulai diterapkan dalam pelaksanaan munaqasyah tahun ini.

Menurutnya, penerapan terjemah lafaziah menjadi langkah penting agar santri tidak hanya mampu menghafal ayat-ayat Al-Qur’an, tetapi juga memahami arti dari setiap hafalan yang dipelajari.

“Para ustadz dan ustadzah juga harus terus meningkatkan kemampuannya. Sebab, dalam kurikulum terdapat materi terjemah lafaziah, termasuk terjemahan dari setiap hafalan yang diajarkan kepada santri,” jelasnya.

LPPTKA Harapkan Seluruh TK/TPA Lebih Siap pada 2027

Maliki berharap seluruh unit TK/TPA di Kota Tarakan semakin siap mengirimkan santrinya untuk mengikuti munaqasyah pada 2027.

Ia menjelaskan, penerapan terjemah lafaziah pada tahun ini merupakan pengalaman awal yang perlu diperkuat melalui persiapan pembelajaran di masing-masing lembaga.

“Kami berharap pada tahun 2027 seluruh unit TK/TPA sudah mempersiapkan santri-santrinya dengan lebih baik. Tidak perlu lagi ada unit yang merasa khawatir untuk mengirimkan peserta munaqasyah,” harapnya.

LPPTKA BKPRMI Tarakan Miliki 24 Munaqis yang Mengikuti Orientasi Pusat

Dalam kesempatan tersebut, Maliki menyampaikan bahwa LPPTKA BKPRMI Kota Tarakan telah memiliki sekitar 24 munaqis yang mengikuti orientasi dan tes langsung dari tim pusat LPPTKA BKPRMI.

Para munaqis tersebut juga telah tercatat dalam pendataan munaqis tingkat pusat sebagai bagian dari upaya standardisasi dan peningkatan kualitas penguji.

“Alhamdulillah, saat ini kita sudah memiliki sekitar 24 munaqis yang telah mengikuti orientasi dan tes dari pusat. Mereka juga sudah tercatat dalam data munaqis pusat,” terangnya.

Keberadaan para munaqis tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelaksanaan munaqasyah dan hasil evaluasi kemampuan santri.

Melalui penerapan Kurikulum 2020, peningkatan kompetensi ustadz dan ustadzah, serta penguatan kualitas munaqis, LPPTKA BKPRMI Kota Tarakan berkomitmen meningkatkan mutu pendidikan Al-Qur’an.

Munaqasyah 2026 diharapkan menjadi bagian dari upaya mempersiapkan generasi Qur’ani yang tidak hanya mampu membaca dan menghafal Al-Qur’an, tetapi juga memahami makna serta mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari.

Editor: Redaksi Interkini.co

📢 Simak update berita menarik lainnya, ikuti Saluran WhatsApp Official kami klik di sini

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Back to top button
error: Konten dilindungi hak cipta. Dilarang menyalin tanpa izin.