HeadlinePendidikan
Kondisi Sekolah Gondalon Parigi Moutong dan Harapan Perbaikan
📢 Simak update berita menarik lainnya, ikuti Saluran WhatsApp Official kami
klik di sini
Parigi Moutong – Kondisi fasilitas pendidikan di wilayah Gondalon, Desa Dusunan Barat, Kecamatan Tinombo, Kabupaten Parigi Moutong, menjadi sorotan masyarakat setempat. Di tengah keterbatasan sarana, para siswa tetap menjalani aktivitas belajar mengajar setiap hari.
Berdasarkan informasi dan dokumentasi yang dikirimkan A. Aziz kepada redaksi, bangunan sekolah di wilayah tersebut terlihat membutuhkan penanganan. Sejumlah bagian dinding tampak lapuk, beberapa papan penutup ruang kelas mulai terbuka, serta fasilitas belajar dinilai perlu pembaruan agar lebih nyaman digunakan.
Meski demikian, semangat belajar siswa dan dedikasi para guru tetap terjaga. Aktivitas pendidikan terus berlangsung dalam kondisi sederhana, mencerminkan tekad kuat anak-anak di wilayah tersebut untuk tetap menempuh pendidikan.
Masyarakat setempat berharap adanya perhatian dari pihak terkait untuk meninjau langsung kondisi sekolah. Perbaikan ruang kelas, penyediaan sarana belajar, serta peningkatan kenyamanan lingkungan sekolah dinilai penting agar proses pendidikan dapat berjalan lebih maksimal.
“Harapannya ada peninjauan langsung dan perbaikan fasilitas agar anak-anak bisa belajar dengan lebih layak,” demikian harapan warga yang disampaikan melalui laporan tersebut.
Sekolah di daerah pelosok memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia. Dengan fasilitas pendidikan yang memadai, peluang anak-anak desa untuk berkembang dinilai akan semakin terbuka dan berdampak positif bagi kemajuan daerah.
Warga juga berharap kondisi sekolah di Gondalon dapat menjadi perhatian dalam prioritas pembangunan. Mereka menginginkan lingkungan belajar yang aman, layak, dan mendukung semangat siswa dalam menempuh pendidikan.
Semangat belajar siswa di wilayah terpencil tersebut menjadi pesan kuat bahwa keterbatasan tidak menghalangi keinginan untuk meraih masa depan. Masyarakat kini menanti langkah nyata agar harapan terhadap perbaikan fasilitas pendidikan segera terwujud.