BerandaDaerahLaporan Utama: Lindu

Sigi Tata Ulang Koteks Danau Lindu, Kejar Dampak Ekonomi Wisata

INTERKINI.CO, SIGI — Pemerintah Kabupaten Kabupaten Sigi kembali mengarahkan fokus pengembangan pariwisata ke kawasan Danau Lindu dengan rencana penataan ulang fasilitas koteks di tepian danau. Langkah ini disebut sebagai upaya mendorong peningkatan kunjungan sekaligus memperkuat dampak ekonomi bagi masyarakat lokal.

Bupati Sigi Mohamad Rizal Intjenae mengatakan penataan tidak hanya bersifat perbaikan fisik, tetapi juga diarahkan untuk meningkatkan kenyamanan pengunjung. Pemerintah daerah menyiapkan penambahan elemen sederhana seperti teras dan bangku di kawasan tersebut, dengan mempertimbangkan ketersediaan lahan.

“Jika lahannya masih tersedia, kita akan menambah teras dan menyediakan bangku agar pengunjung bisa bersantai sambil menikmati pemandangan danau,” kata Rizal.

Selain itu, pemerintah membuka peluang pengembangan kafe di ujung kawasan koteks. Kehadiran fasilitas ini diharapkan menjadi titik aktivitas baru bagi wisatawan, sekaligus membuka ruang usaha bagi masyarakat setempat.

Konsep yang diusung tidak mengarah pada kuliner modern, melainkan menonjolkan menu sederhana berbasis potensi lokal. Hidangan seperti soto ayam, mi, serta olahan ikan air tawar khas danau termasuk sidat dan mujair dipandang memiliki nilai tarik tersendiri. Bahkan, menu tradisional seperti ikan gabus kuah santan atau uta dada dinilai dapat menjadi identitas kuliner kawasan.

Di sisi lain, seluruh interior koteks juga direncanakan untuk diperbaiki. Pemerintah daerah melihat pembenahan fasilitas ini sebagai bentuk investasi langsung untuk meningkatkan kualitas layanan wisata.

Rizal mencontohkan, penyelenggaraan festival sebelumnya terbukti mendorong pemanfaatan fasilitas tersebut. Ia menyebut dalam beberapa hari terakhir, pemasukan dari penyewaan koteks telah mencapai sekitar Rp20 juta, mengutip laporan Dinas Pariwisata.

Menurut dia, pendekatan pariwisata berbasis kegiatan seperti festival menjadi strategi efektif untuk menarik kunjungan. Karena itu, penataan koteks diarahkan untuk mendukung agenda Festival Danau Lindu yang dijadwalkan berlangsung pada pertengahan tahun ini.

Meski menargetkan peningkatan kunjungan, pemerintah daerah menekankan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga keberlanjutan kawasan. Faktor keamanan dan kenyamanan dinilai menjadi kunci agar wisatawan tidak hanya datang, tetapi juga kembali berkunjung.

“Kita ingin tempat ini tetap aman dan nyaman agar wisatawan betah berkunjung,” ujar Rizal.

Pemerintah Kabupaten Sigi menargetkan seluruh pekerjaan penataan koteks rampung sebelum festival digelar, dengan batas waktu paling lambat 10 hari sebelum pelaksanaan. Dengan langkah tersebut, kawasan Danau Lindu diharapkan tidak hanya menjadi lokasi kegiatan tahunan, tetapi berkembang sebagai destinasi yang konsisten menarik wisatawan dan menggerakkan ekonomi lokal.

Baca Juga: Sigi Perkuat Lobi ke Pusat untuk Dorong Pengembangan Lindu

Pewarta: a6/In
Editor: Redaksi Interkini.co

📢 Simak update berita menarik lainnya, ikuti Saluran WhatsApp Official kami klik di sini
Tampilkan lebih banyak

Artikel Terkait

Back to top button
error: Konten dilindungi hak cipta. Dilarang menyalin tanpa izin.