Nelayan Hilang Saat Memancing di Perairan Morowali, SAR Dikerahkan
Korban dilaporkan terjatuh dari perahu saat memancing di perairan Desa Lanona, Bungku Tengah

INTERKINI.CO, MOROWALI — Seorang nelayan dilaporkan hilang saat memancing di perairan Desa Lanona, Kecamatan Bungku Tengah, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, Minggu, 15 Maret 2026.
Korban diketahui bernama Rajudin (50) yang diduga terjatuh dari perahu saat memancing di laut.
Informasi kejadian diterima oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu dari pihak keluarga korban pada pukul 10.56 WITA.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Muh. Rizal, menjelaskan korban sebelumnya berangkat melaut sekitar pukul 03.30 WITA menggunakan perahu jenis katinting untuk memancing di perairan Desa Lanona.
Sekitar pukul 04.30 WITA, korban terpisah dari rekannya bernama Ardi karena masing-masing mencari lokasi rompon untuk memancing.
Namun sekitar pukul 08.00 WITA, saat Ardi hendak kembali ke darat membawa hasil tangkapan, ia tidak menemukan korban. Yang ditemukan hanya perahu milik korban yang terikat di rompon tanpa awak.
Menurut Rizal, pihak keluarga bersama pemerintah desa dan masyarakat setempat sempat melakukan pencarian mandiri, namun korban belum ditemukan.
Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan ke Pos SAR Morowali untuk meminta bantuan pencarian.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Rescue Pos SAR Morowali langsung dikerahkan menuju lokasi kejadian untuk melakukan operasi pencarian.
Lokasi kejadian berada di perairan Desa Lanona pada koordinat 2°20’27.4″S – 121°55’52.4″E, sekitar 12 mil laut dari Pos SAR Morowali dengan waktu tempuh sekitar satu jam.
Tim SAR menuju lokasi menggunakan kendaraan personel dan perahu karet untuk melakukan pencarian di sekitar perairan tempat korban diduga jatuh.
Operasi pencarian melibatkan sejumlah unsur, antara lain Tim Rescue Pos SAR Morowali, Bhabinkamtibmas, pemerintah desa, serta masyarakat setempat.
Peralatan yang digunakan dalam operasi SAR antara lain kendaraan personel, perahu karet, peralatan water rescue, peralatan komunikasi, peralatan medis, serta perlengkapan evakuasi.
Rizal menambahkan perkembangan operasi pencarian terhadap korban akan terus dilaporkan sesuai hasil di lapangan.
Hingga saat ini operasi pencarian masih berlangsung.
Editor: Redaksi Interkini.co




