BerandaDaerahLintas Kaltara

Lomba Pentas PAI SD se-Kota Tarakan Resmi Ditutup

INTERKINI.CO, TARAKAN  — Lomba pentas Pendidikan Agama Islam (PAI) tingkat SD se-Kota Tarakan tahun 2025 resmi ditutup pada Kamis (27/11/2025). Babak final yang berlangsung di SD Utama Dua menjadi penanda berakhirnya seluruh rangkaian lomba yang telah digelar sejak Rabu (26/11).

Acara penutupan dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Kota Tarakan, Kasi Pendidikan Islam Kementerian Agama Kota Tarakan, anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara Kamarudin S.Kom., M.H., para pengawas Dinas Pendidikan, pengawas Kemenag, Kepala SD Utama Dua, Ketua AGPAII, Ketua MGMP, serta para peserta lomba.

400 Peserta Ikut Babak Penyisihan

Ketua Panitia, Suhaena, S.Ag., dalam laporannya menjelaskan bahwa pelaksanaan lomba tahun ini berjalan dengan baik sejak tahap penyisihan hingga final. Babak penyisihan yang digelar pada Rabu (26/11) dilaksanakan di tiga wilayah, yakni Tarakan Tengah, Tarakan Timur, serta Tarakan Barat–Utara.

“Secara keseluruhan, pada babak penyisihan ada lebih dari 400 peserta dari seluruh SD negeri dan swasta di Kota Tarakan,” ujarnya.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 105 peserta berhasil lolos ke babak final untuk enam cabang lomba: pidato, MTQ, MHG, tartil, azan, dan tilawah.

Mencetak Generasi Berprestasi dan Berakhlak

Suhaena menjelaskan bahwa tujuan utama penyelenggaraan Pentas PAI adalah menggali potensi, bakat, dan minat peserta didik dalam bidang Pendidikan Agama Islam. Selain itu, kegiatan ini dirancang untuk menanamkan nilai-nilai keagamaan melalui kompetisi yang edukatif, menumbuhkan rasa percaya diri, serta membangun sportivitas.

“Peserta yang meraih juara satu akan dipersiapkan untuk mewakili Kota Tarakan ke tingkat provinsi, dan mudah-mudahan bisa sampai ke tingkat nasional,” kata Suhaena.

Ia juga berharap seluruh pemangku kepentingan di Kota Tarakan terus mendukung kegiatan Pentas PAI sebagai wadah pengembangan kreativitas dan karakter peserta didik.

Program Tahunan KKG SD

Pentas PAI SD merupakan program rutin tahunan KKG Pendidikan Agama Islam yang dilaksanakan berjenjang, mulai dari tingkat sekolah, gugus, wilayah, hingga tingkat kota. Seleksi dilakukan sejak di sekolah masing-masing untuk memastikan peserta terbaik melaju ke tahap berikutnya.

“Ini adalah kegiatan berjenjang dari tingkat nasional hingga kota. Maka kami di tingkat kota melaksanakan babak penyisihan per sekolah, per gugus, per wilayah, hingga final tingkat kota seperti hari ini,” jelas Suhaena.

Acara penutupan berlangsung mulai pukul 09.45 WITA dan ditutup dengan pengumuman para pemenang dari setiap cabang lomba.

(ss/in)

📢 Simak update berita menarik lainnya, ikuti Saluran WhatsApp Official kami klik di sini
Tampilkan lebih banyak

Artikel Terkait

Back to top button
error: Konten dilindungi hak cipta. Dilarang menyalin tanpa izin.