
INTERKINI.CO, JAKARTA — Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menekankan pentingnya peran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) dalam menjaga ketertiban umum sekaligus mendukung kebersihan lingkungan. Hal itu disampaikan Mendagri saat membuka Rapat Penguatan Kapasitas Satpol PP di Daerah terkait Gerakan Nasional Indonesia Bersih (GNIB) dan pengelolaan sampah, Kamis (18/9).
Dalam arahannya, Mendagri menegaskan Satpol PP yang lahir sejak 1948 telah memegang peran vital dalam menjaga ketertiban masyarakat. Data Kemendagri mencatat saat ini ada 122.610 personel Satpol PP yang diperkuat 1.253.758 anggota Satlinmas, sehingga total hampir 1,4 juta personel.
“Kekuatannya hampir 1,4 juta, gabungan antara Satpol PP dan Satlinmas. Ini kekuatan luar biasa untuk memberikan dampak pada keamanan dan ketertiban masyarakat di Indonesia,” ujar Tito secara virtual dari Jakarta.
Mendagri juga mendorong pengaktifan kembali sistem keamanan swakarsa seperti Siskamling. Menurutnya, pencegahan lebih penting daripada penindakan, dan keamanan harus dijaga sejak lingkup terkecil di tingkat RT/RW.
Selain ketertiban, Tito menekankan peran Satpol PP dalam mendukung GNIB dan pengelolaan sampah. Ia menyoroti masalah sampah plastik yang merusak ekosistem laut, serta penataan baliho dan spanduk agar lebih tertib.
“Di negara maju tidak ada orang seenaknya memasang spanduk. Saya minta kepala daerah buat peraturan. Baliho harus ditata rapi, seperti di Jepang atau New York,” tegasnya.
Terkait pengelolaan sampah, Mendagri menekankan dua strategi utama, yakni Waste-to-Energy (WtE) dengan teknologi pembakaran sampah, serta sistem pengelolaan dari hulu ke hilir dengan melibatkan masyarakat sejak pemilahan di rumah tangga.
Selain itu, Tito mengingatkan pentingnya toilet publik yang bersih dan layak sebagai indikator ketertiban daerah. “Kalau ingin melihat suatu kota rapi atau tidak, lihat toiletnya. Toilet harus bersih, kering, tidak bau, dan airnya mengalir,” tandasnya.
Rapat ini berlangsung di Kampus IPDN Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, dihadiri para Kepala Satpol PP dari tingkat provinsi hingga kabupaten/kota se-Indonesia.
(gw)




